ada yang bisa kami bantu?

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

ada yang bisa kami bantu?“. ini adalah sebuah kesimpulan di kepala ketika berbincang dengan dua orang yang mewakili sebuah lembaga pendanaan dari negara utara. ketika ditanya tentang hasil yang telah diperoleh setelah sepuluh tahun menggelontorkan uangnya di wilayah yang kaya sumberdaya alam, dijawab dengan singkat “kami tak punya kewenangan untuk itu“.

karena provinsi ini kaya sumberdaya alam” jawabnya, ketika digali mengapa provinsi ini menjadi wilayah asessment. inilah yang selalu menjadi dasar dijadikannya provinsi kaya sumberdaya alam sebagai sebuah sasaran untuk menggelontorkan miliaran rupiah setiap tahunnya. tak pernah jelas juga apa yang menjadi tujuan akhir dari program yang dilakukan. yang pasti, hanyalah foto-foto kenangan semasa studi banding saja yang dimiliki oleh para pejabat wilayah ini.

bagi sebagian pihak, kehadiran gelontoran uang dalam jumlah besar dipandang sebagai sebuah rejeki, bagai kejatuhan durian runtuh. namun, sebenarnya adalah benar-benar keruntuhan durian. duri-durinya menusuk kepala dan menghancurkan isi kepala. seluruh keinginan dalam bergerak bebas, akhirnya terkunci menjadi sebuah sistem mekanik yang dikendalikan oleh sebuah remote yang tak terlihat.

kucuran-kucuran dollar dan euro, bahkan yen, telah berhasil mengganti chip di kepala para pejabat dan kalangan kelompok sipil. semua akhirnya dapat dikendalikan. keinginan untuk menguasai sumber-sumber kehidupan rakyat dengan cara yang lebih halus berhasil dimenangkan. isu yang digiringpun merupakan isu publik, korupsi, kemiskinan, demokratisasi, hingga desentralisasi dan good governance.

tangan-tangan tersembunyi telah merengkuh kehidupan. satu persatu nyawa kebebasan dipadamkan. diberikan sebuah jeruji berlapis emas. kepentingannya hanya satu, penguasaan kekayaan alam negeri ini. tak terlihat, dan benar-benar mencengkeram. maka, jaga langkah anda.

tak penting bantu kami !

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>