akan kemana

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

ingin naik pesawat, takut jatuh. mau naik kapal laut, nanti tenggelam. dicoba naik kereta api, malah terguling. pergi naik bus, terus nyugsep di tikungan. tetap di rumah, malah ketiban rumah. lalu, dimanakah yang lebih menenangkan?

kecelakaan. menghiasi berbagai berita. seolah tak ada lagi alat transportasi yang aman bagi manusia. bahkan lebih jauh, tak ada lagi tempat yang aman bagi manusia. bencana ekologi terus menghantui. banjir. lumpur panas. gempa. tsunami. kebakaran. terlalu ribet bila dipikirkan.

tak ada pilihan, kecuali tetap mencoba berjalan pada arah yang dituju. abaikan segala celoteh tak bersahabat. cacian. makian. sumpah serapah. jadikan sebagai sebuah nada merdu penghibur jiwa. sebuah kondisi bahwa ada yang membaca. tetap melangkah, cepatkan langkah, berlarilah. titik tujuan akan semakin terlihat di ufuk timur.

tak penting akan kemana !

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>