<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: banjir</title>
	<atom:link href="http://timpakul.hijaubiru.org/banjir-8.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://timpakul.hijaubiru.org/banjir-8.html</link>
	<description>environment, education and information technology</description>
	<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 23:17:41 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7-beta3</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Hendra</title>
		<link>http://timpakul.hijaubiru.org/banjir-8.html/comment-page-1#comment-7376</link>
		<dc:creator>Hendra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Feb 2007 07:50:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.hijaubiru.org/banjir-8/#comment-7376</guid>
		<description>Suatu penggalan wawancara di salah satu TV swasta, kurang lebih seperti ini:

Reporter: " ....kenapa ibu tidak pindah..."

Dengan senyum dan mata damai yang (mungkin) tidak dibuat-buat, 
Ibu A : " rumah tempat saya tinggal (sekarang) kalo mau dijual nggak laku, kalo mau pindah nggak ada uang..., jadi, bertahan disini aja.

Sekali lagi dengan senyum tanpa mengeluh dan menyalahkan sesuatu.

Suatu kepasrahan total ataukah kebijaksanaan ??
Entahlah.. yg jelas persepsiku kepada ibu yang satu ini begitu damai.
Lebih baik kah sikap ibu ini? Saya yakin bagi sebagian orang, ini sikap menyerah, malas atau bahkan bodoh!!tapi yang jelas (bagi-ku) ada kedamaian dan kebijaksanaan di dalamnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu penggalan wawancara di salah satu TV swasta, kurang lebih seperti ini:</p>
<p>Reporter: &#8221; &#8230;.kenapa ibu tidak pindah&#8230;&#8221;</p>
<p>Dengan senyum dan mata damai yang (mungkin) tidak dibuat-buat,<br />
Ibu A : &#8221; rumah tempat saya tinggal (sekarang) kalo mau dijual nggak laku, kalo mau pindah nggak ada uang&#8230;, jadi, bertahan disini aja.</p>
<p>Sekali lagi dengan senyum tanpa mengeluh dan menyalahkan sesuatu.</p>
<p>Suatu kepasrahan total ataukah kebijaksanaan ??<br />
Entahlah.. yg jelas persepsiku kepada ibu yang satu ini begitu damai.<br />
Lebih baik kah sikap ibu ini? Saya yakin bagi sebagian orang, ini sikap menyerah, malas atau bahkan bodoh!!tapi yang jelas (bagi-ku) ada kedamaian dan kebijaksanaan di dalamnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Pinkan</title>
		<link>http://timpakul.hijaubiru.org/banjir-8.html/comment-page-1#comment-7366</link>
		<dc:creator>Pinkan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Feb 2007 08:59:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.hijaubiru.org/banjir-8/#comment-7366</guid>
		<description>Pengalaman banjir 5 tahun yang lalu tidak membuat efek jera sama sekali.  Rencana perbaikan sistem drainase mungkin hanya tersurat saja.  Investasi yang lebih menguntungkan yang paling banyak diwujudkan.

Jangan lupa peran serta masyarakat menyumbangkan sampah pun perlu diwaspadai.  Yang paling susah adalah memberikan edukasi untuk tidak membuang sampah sembarangan.  Kita sudah sangat tertinggal dari negara-negara tetangga yang sudah lama lebih berdisiplin membuang sampah.  Kebiasaan jelek yang terus dipelihara akan sulit untuk diperbaiki kecuali masyarakat itu sendiri mau belajar untuk bisa membuang sampah pada tempatnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pengalaman banjir 5 tahun yang lalu tidak membuat efek jera sama sekali.  Rencana perbaikan sistem drainase mungkin hanya tersurat saja.  Investasi yang lebih menguntungkan yang paling banyak diwujudkan.</p>
<p>Jangan lupa peran serta masyarakat menyumbangkan sampah pun perlu diwaspadai.  Yang paling susah adalah memberikan edukasi untuk tidak membuang sampah sembarangan.  Kita sudah sangat tertinggal dari negara-negara tetangga yang sudah lama lebih berdisiplin membuang sampah.  Kebiasaan jelek yang terus dipelihara akan sulit untuk diperbaiki kecuali masyarakat itu sendiri mau belajar untuk bisa membuang sampah pada tempatnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
