m@fia blogger

menuju tempat baru >> timpakul.web.id

banjir hari ini

  • Wednesday 4 Jun 2008 11:07 AM
  • By timpakul
  • In celoteh

Ada siklus 25 tahun, air laut naik dengan ketinggian hingga 2,5 meter. Kami sudah mengantisipasi adanya peningkatan permukaan air laut,” kata Gubernur DKI Fauzi Bowo dalam rapat kerja Komisi VII DPR dengan Menteri Negara Lingkungan Hidup dan tiga Gubernur (DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat) di DPR, Rabu (28/5) pagi. [Kompas]

sebuah peringatan banjir yang luar biasa cepat, sebelum terjadinya banjir bagi wilayah utara Jakarta. bahkan Bank Dunia [turut mengeluarkan peringatannya. dari sisi peringatan dini terhadap bencana, ini kemudian menjadi baik. namun, adakah sisi yang berbeda berkaitan ini?

bila melihat perkembangan banjir jakarta dan geliat Bank Dunia, maka akan terlihat langkah kaki untuk menancapkan cengkeraman Bank Dunia pada Jakarta dari pintu banjir. mulai dari bantuan pasca banjir, pengerukan sungai, hingga infrastruktur penanggulangan banjir.

Pengerukan 13 sungai di Jakarta akan segera terlaksana setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan cairnya pinjaman untuk pengendalian banjir di ibukota dari Bank Dunia (World Bank). [KapanLagi]

ketidakmampuan pemerintah untuk menolak hadirnya hutang-hutang baru di negeri ini sangat akan menimpakan penderitaan berkepanjangan bagi anak negeri. begitu banyaknya tumpukan keping emas di pelayan publik, yang sebagiannya diperoleh dari utang yang ditanggung bayi yang baru lahir sekalipun. belum lagi, kemudian semua sistem kehidupan, bahkan sampai di dapur dan kasur, telah sangat dikendalikan oleh Bank Dunia dan kalangan korporasi internasional.

kesederhanaan dalam melihat berbagai persoalan di negeri ini harusnya mampu dilakukan oleh pelayan publik. mulai dari keyakinan akan kemampuan negeri ini bangkit dari keterpurukan menggunakan potensi dalam negeri, hingga pada kolektifitas dalam gerak, termasuk dalam jalan menolak utang luar negeri dan menuntut penghapusan utang luar negeri.

ketika harga BBM terus meningkat, dimana negeri ini merupakan penghasil minyak bumi, hanya menambah kesengsaraan. berlimpahnya batubara dan mineral lainnya yang tak jua membuahkan kesejahteraan. hingga begitu banyaknya hutan yang ditebangi kayunya dan dibangunnya perkebunan besar kayu dan kelapa sawit, yang kesemuanya menghasilkan akumulasi kesengsaraan, tak ada yang tidak berawal dari kendali Bank Dunia dan korporasi internasional.

inilah potret negeri yang masih belum begitu berani keluar dari krisisnya. bilasaja rakyat negeri ini tersadarkan, akan sangat mungkin negeri ini meraih kesejahteraannya dan kembali memimpin dunia.

tak penting banjir hari ini !



Leave a reply


XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv Enabled

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

RSS Feeds

blog competition

Eco-Indonesia Blog Competition mengajak Blogger untuk berpartisipasi menuangkan isi pikirannya mengenai hal-hal seputar lingkungan dan gaya hidup. Selengkapnya di: http://www.rileks.com/ecoblog/.












iklan

Sekilas Info

  • H.E.L.P !
    HELP ( Human Security, Ecological Debt, Land Right, Production and Consumption ) adalah tema kampanye yang diusung oleh sekretariat nasional JATAM bersama Civil Society Forum (CSF), Walhi Kalsel dan Jatam Kaltim. Kampanye ini difokuskan pada wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur
     

  • lihat perubahan iklim di http://iklim.lingkungan.org/
     

update by mail

ketik email anda:

Layanan FeedBurner