aku bukan lagi boneka barbie
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
Papan putih didepanku bertuliskan US$10.000
Seolah bercerita tentang diriku
?Belilah aku?
Aku berbalut gaun pengantin sutera
?Tak mahal?
Gigi putih menyeruak diantara senyum bibir merahku
?Aku tak butuh kasih sayang?
Jemariku yang berhias berlian mengelus wajah cantikku
?Relakanlah keping emasmu untuk miliki diriku?
Lentik bulu mataku bergetar iringi kedipan sendu
Ingin aku berkata
Aku bukanlah boneka barbie
Walau rumah mewahku telah tersedia bagiku
Dengan taman indah tak berpepohonan
Berbatas pagar bersepuhkan emas
Berkarpetkan hijau rumput impor
Ingin aku berceloteh
Aku bukanlah boneka barbie
Walau pakaian pengantinku berbenang sutera telah terjahitkan
Dengan sebuah bros bertahtakan berlian
Bermahkotakan emas putih
Ingin aku berteriak
Aku bukanlah boneka barbie
Benci akan sebuah keangkuhan
Bergelut didalam ruang kesombongan
Terperangkap diantara harga diri semu
Ingin aku bergumam
Aku bukanlah boneka barbie
Rindu akan sebuah kesederhanan
Berharap suasana persahabatan
Menantikan aliran kasih suci
Namun aku masih tetap menjadi boneka barbie
Diletakkan dalam rumah mewahku
Berbalutkan gaun pengantin suteraku
Perlambangkan kebanggaan dan keangkuhan
Ingin sekali aku mengganti tulisan di papan harga itu
?aku bukan lagi boneka barbie ? tidak untuk diperjualbelikan?
[051222]
:: celoteh hati seorang kawan yang tak terungkap menjelang hari ibu










life is responsibility, u have to take all the consequnces
you want simple life, take that
dare yourself to leave ur luxury life
[tanggapi]