batubara dan utang jepang

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Batubara. Komoditi yang diharapkan menjadi penunjang kesejahteraan rakyat. Senyatanya, limpahan debu dan partikel batubara mengisi relung sungai Mahakam yang menjadi sumber air minum 56% rakyat Kaltim. Keinginan untuk membangun rencana induk pengelolaan polusi akibat tambang, direduksi menjadi rencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap berbahan baku batubara kalori rendah (di bawah 4.000 kalori).

Hingga akhir diungkap bahwa akan ada pinjaman lunak (utang) dari Jepang untuk pembiayaan. Kondisi yang memilukan bagi negeri yang kaya ini. Harus tetap berutang kepada negeri antah berantah agar mampu membangun sesuatu. Lalu dimanakah kekayaan negeri ini. Skema-skema tipuan utang semakin sering digelontorkan ke daerah.

Di tahun 2003, misalnya Asia Development Bank juga melakukan pola yang sama dengan mengajak 7 (tujuh) pemerintah kabupaten untuk menerima dana utang dari ADB dalam bingkai rehabilitasi lahan dan pengentasan kemiskinan. Penelitian awal yang (seolah) partisipatif. Konsultasi (seolah) publik. Yang walau akhirnya proyek ini tidak jadi dilanjutkan karena Pemerintah Kabupaten masih ragu untuk menanggung beban utang.

Berbeda dengan Kaltim, kabupaten-kota di Kaltim tak memiliki keraguan untuk berutang. Entah nanti siapa yang akan membayarkannya. Yang penting saat ini ada uang yang mengalir. Investasi dan utang bukanlah hal yang harus ditakuti, malah harus diundang. Bagai permainan jelangkung, datang tak dijemput pulang tak diantar.

tak penting utang jepang !

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>