uang: pentingkah?

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

tiga hari melakukan proses belajar bersama dengan kawan-kawan mahasiswa melahirkan sebuah kegelisahan baru. ketika uang menjadi sebuah perbincangan awal disaat ingin bergerak-gerak. adakah uang menjadi sebuah titik ikat ketika ingin melakukan sesuatu?

untuk membongkar kerangka pikir, dilakukan sebuah simulasi dengan memberikan sekeping uang sebagai investasi awal. jawaban beragam. mulai dari menggunakan untuk yang bisa digunakan agar dapat memperoleh hasil lain, menyumbangkan agar bernilai ibadah, hingga keluhan karena terlalu sedikit keping uang yang ada.

dilanjutkan dengan mempertontonkan sebuah film “a quiet revolution”, sebuah cerita pengalaman di tiga wilayah dengan kasus lingkungan yang berbeda. ternyata lumayan membantu untuk menjelaskan bahwa tak perlu menantikan uang. mulailah dari apa yang mampu dilakukan untuk sebuah perbaikan lingkungan hidup. tak perlu menunggu mimpi besar terwujudkan.

pengalaman lain juga diungkap saat dilakukan perjalanan di sekitar lokasi pembelajaran, bahwa ternyata begitu banyak karakter orang, kapasitas pengetahuan, hingga pesimistis rakyat yang tergambarkan. dan sebuah kondisi yang berbeda disaat hanya terkungkung dalam dimensi keilmuan semata, ternyata di luar lingkar ini telah terlalu begitu banyak permasalahan kehidupan yang terjadi. entah… sampai kapan akan ada sebuah nilai kebersamaan dalam kesejahteraan di dunia ini….

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

3 ikung bamamay celotehan “ uang: pentingkah? ”

  1. Hehe.. terkadang untuk menjalankan suatu organisasi atau apalah namanya tidak membutuhkan uang. rasanya lebih plong dan puas, mungkin karena tidak harus membayar uang kas bulanan (yang terkadang ga jelas untuk apa). tapi bila memang butuh uang, maka ada beberapa alternatif, kita patungan atau mencari sponsor. terkadang dengan cara itu pula, kita dapat lebih merasa “memiliki” organisasi itu atau apalah namanya.. hehe.. *pengalaman pribadi*

    dan alangkah baiknya pada awal-awal kali pertama dibuat jangan ngomongin ke arah uang dulu.. hehe.. bisa “ribet” ke depannya sedikit.. *itu kalau mau arahnya ke situ sih* hehe..

    btw, salam kenal. :)

  2. Kesejahteraan memang dilukiskan dengan uang. Bahkan banyak orang yang menganggap kebahagiaan itu berjalan paralel bersama kekayaaan.

    Sedih, tapi ayo jangan diam saja.

  3. bisa minta copy-an: ?a quiet revolution? nya dong. kalo ke jakarta bawain yah.

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>