belum saatnya lulus
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
pengumuman kelulusan sekolah lanjutan tingkat atas sudah dilakukan. tingkat kelulusan menurun dibandingkan tahun yang lalu. kekecewaan itu pasti hadir. tiga tahun melalui sebuah masa yang seolah menjadi masa yang panjang.
ilmu, pengetahuan, pendidikan. berharap dapat melanjutkan ke perguruan tinggi ataupun mencari kerja dengan berbekal selembar ijasah. keahlian bisa jadi belum juga dimiliki, karena sistem pendidikan hari ini belum juga melahirkan generasi cerdas. pada sekolah yang mahal, mereka akan mampu bersaing pada pertarungan kehidupan. pada sebagian sekolah lainnya, yang atapnya terkadang diselinapi cahaya mentari ataupun tetes hujan, dengan guru yang terkadang harus menjual diri dengan memberikan tambahan mata pelajaran dengan berbayar, bisa jadi harus berjuang lebih keras.
pendidikan negeri ini, tak jua mau beranjak untuk melahirkan generasi cerdas. sejak di sekolah yang dasar, generasi negeri harus mulai dicerahkan akan sebuah realita sosial dan mencoba memecahkan labirin kehidupan dengan pengetahuan dan pendidikan di sekolah formal. tak harus lagi ikut bimbingan belajar ataupun kursus privat, untuk hanya sekedar memenuhi hasrat untuk mencari tahu.
pendidikan di negeri ini, sebuah dongeng industri. mencetak generasi agar menjadi robot seolah intelektual, yang kemudian akan mampu dikendalikan oleh remote, agar menghasilkan produksi barang yang dikonsumsi oleh negara utara. bukan untuk menjadikan lahirnya sejahtera ataupun menjadi peduli dengan begitu banyak bencana ekologi. keran berpikir telah dihentikan, yang ada hanyalah tombol-tombol permanen untuk melangkahkan kaki.
belum saatnya lulus, bukanlah pula sebuah kesedihan. bisa jadi ini sebagai sebuah model pendidikan yang tak mendidik. apalagi berharap untuk memperoleh pemimpin masa depan. segalanya tak bergerak. hanya diam, dalam sebuah kebuntuan di tengah kotak-kotak yang tak berpintu.
tak penting belum saatnya lulus !








Wadah bamamay