berbisnis dengan china

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melawat ke Cina selama lima hari. Presiden menyatakan kunjungan kerjanya ke Republik Rakyat China (RRC) selain untuk memperkuat hubungan bilateral antar kedua negara, juga untuk mencari peluang dari kebangkitan RRC di bidang ekonomi. [TribunKt]

Pemerintah kembali menutup catatan sejarah. Membuka ruang bisnis dengan China. Terbukti selama ini China merupakan negara yang sangat tidak memperhatikan lingkungan hidup dan pekerja. Yang utama di pengusaha negeri tirai bambu hanya aliran uang. Tidak peduli dengan bencana ekologis yang akan diderita oleh negara produsen. Tanpa aturan. Tak bernilai. Mengapa harus selalu berbisnis dengan RRC? Adakah ini sebuah kompensasi politik?

tak penting berbisnis dengan china !

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>