bumi yang menua

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

bumi makin menua
perputarannya makin perlahan
melambat
hingga akhirnya terhenti

bumi yang makin menua
gunung tak lagi menjadi pasaknya
tergantikan dengan lembah tak berujung

bumi yang semakin menjadi menua
kerak bumi tak lagi berisi
habis sudah minyak dan gasnya dihisap

bumi yang kian hari kian menua
tanah harapan tak lagi hijau
air tak lagi aliri sungai

lapar
dahaga
bagi makhluk
di bumi yang menua

[070422]
:: hari bumi di hari minggu

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

seikung bamamay celotehan “ bumi yang menua ”

  1. bumi di usia senja ,,,memang telah meninggalkan tanda tanya besar kepada seisi peradaban…..
    namun ada hal yang tidak ku mengerti dalam harapan dan ratapan tulisan ini adalah …..

    .Haruskah …?????? kita menyebut diri beradab dengan kejahatan terhadap bumi yang babak demi babak kita lakukan dan menyebabkan bumi babak belur…. oh Come on…

    [tanggapi]

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>