<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: dewan kehutanan</title>
	<atom:link href="http://timpakul.hijaubiru.org/dewan-kehutanan.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://timpakul.hijaubiru.org/dewan-kehutanan.html</link>
	<description>environment, education and information technology</description>
	<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 07:42:45 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.1</generator>
		<item>
		<title>By: gundul</title>
		<link>http://timpakul.hijaubiru.org/dewan-kehutanan.html#comment-8492</link>
		<dc:creator>gundul</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 03:20:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.hijaubiru.org/dewan-kehutanan.html#comment-8492</guid>
		<description>satu lagi yang tak penting dari timpakul, "tak penting dewan kehutanan !" sepakat ! tabiat yang tidak berubah. hidup dari isu penyelamatan hutan tapi kenyataannya? potret buram orang2 adiluhung disektor per-alas-an di negeri ini (oknum? atau keseluruhan rimbawan memang gitu?) alih2 menyelamatkan hutan, ternyata menyelamatkan perut masing2 dan semakin melanggengkan kepentingan rakus sekelompok kecil orang. atas nama kelestarian. atas nama kesejahteraan. Ntar seumpama suatu saat mencuat pertanyaan kenapa dewan kehutanan gak bisa menyelesaikan masalah sektor kehutanan di Indonesia ? Jawabannya mah gampaaang.. akan banyak alasan, wong alasan dari kata dasar alas kok. gak nyambung ya? hehehe.... </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>satu lagi yang tak penting dari timpakul, &#8220;tak penting dewan kehutanan !&#8221; sepakat ! tabiat yang tidak berubah. hidup dari isu penyelamatan hutan tapi kenyataannya? potret buram orang2 adiluhung disektor per-alas-an di negeri ini (oknum? atau keseluruhan rimbawan memang gitu?) alih2 menyelamatkan hutan, ternyata menyelamatkan perut masing2 dan semakin melanggengkan kepentingan rakus sekelompok kecil orang. atas nama kelestarian. atas nama kesejahteraan. Ntar seumpama suatu saat mencuat pertanyaan kenapa dewan kehutanan gak bisa menyelesaikan masalah sektor kehutanan di Indonesia ? Jawabannya mah gampaaang.. akan banyak alasan, wong alasan dari kata dasar alas kok. gak nyambung ya? hehehe&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
