Menapaki Keping Dollar
By timpakul • 13 Jul 2006 • Category: celoteh [
] -
132 dilihat
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
Dollar. Merangsek sebuah sistem sosial dan politik di negeri yang kaya alamnya. Berbagai cara dilakukan agar investasi tertancapkan di negeri ini. Bukan hanya lagi bagi rempah-rempah, namun bagi mineral dan cadangan energi, bahkan bagi persiapan perang dunia IV. Perusahaan menjadi sebuah jalan untuk menerobos sistem perekonomian. Menyekolahkan anak negeri melalui kemudahan pembiayan, menjadi media cuci otak yang efektif. Lembaga kerjasama internasional, mengintrusi pemikiran birokrat dengan nuansa keindahan. Lembaga Konservasi Internasional, perlahan menguasai kawasan strategis negeri dengan dalih kepentingan lingkungan hidup dan satwa.
Orangutan, badak, harimau, maleo hingga komodo, hanya menjadi sebuah icon. Peminggiran hak-hak rakyat atas kekayaan alam dilakukan dengan meletakkan pemerintah sebagai bemper. Penelitian digunakan sebagai sebuah dalih menggali pengetahuan, senyatanya sebagai sebuah media pemetaan mineral dan energi di negeri ini.
Penempatan agen asing melalui lembaga kerjasama internasional ataupun lembaga konservasi internasional pun tak pernah terperhatikan oleh para birokrat negeri ini. Berperan sebagai peneliti ataupun sebagai program manager. Tidak sebagai team leader, namun senyatanya menjadi pusat kendali. Pemasangan satelit di lokasi terdekat pun, masih atas nama kepentingan konservasi. Mungkinkah rakyat tak terbuai oleh keping dollar?
tak penting keping dollar !
Random Posts
timpakul is menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan
Email this author | All posts by timpakul



