berharap tetesan embun pagi
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
tanah ini subur kawan
katanya tongkat kayu jadi tanaman
air ini segar kawan
katanya lempar kail ikan pun datang
hutan ini pasar kawan
katanya hypermarket pun tak sebanding
kehidupan ini menyenangkan kawan
katanya
tapi
tetesan embun pagi ini tak lagi membasah tanah
katanya tanah subur terakhir berlapiskan lumpur panas hari kemarin
tetesan embun pagi ini tak lagi bisa diharap
katanya uap air terakhir telah diberikan hari kemarin
tetesan embun pagi ini tak lagi mengaliri dedaunan
katanya daun terakhir di hutan telah mengering hari kemarin
tetesan embun pagi ini tak lagi beri kesejukan
katanya tak ada lagi kehidupan di negeri ini
[060902]
:: menantikan tetesan embun pagi terakhir











katanya daun terakhir di hutan telah mengering hari kemarin
kataku aku suka kata yang ini
[tanggapi]