mikro hidro
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk melayani masyarakat di daerah pedalaman, khususnya untuk ketersediaan daya listrik, akan terwujud tahun ini. Menurut Subdin Mineral dan Energi Non Migas Dinas Pertambangan Berau Abdul Gafar AW, tahun ini akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hydro (PLTMH) untuk 150 unit rumah. [TribunKaltim]
akhirnya ada juga pemerintah kabupaten yang mendorongkan energi alternatif tak berbahan bakar dari energi sukar terbaharukan. melihat potensi alam yang ada, mengalirkannya menjadi sebuah sumber energi bagi wilayah yang selama ini sangat sulit tersentuh aroma pembangunan. bukan semata membesarkan perusahaan listrik byar-pet.
menggunakan energi yang tersedia di alam akan sangat membantu dalam menjaga keberlangsungan kehidupan. memang bukan sebuah hal yang sangat tak berbiaya tinggi. namun dalam hitungan jangka panjang, akan lebih efisien dan efektif. masih penting untuk melihat apakah kemudian komunitas menjadi sangat berkepentingan dan terlibat secara utuh dalam pengelolaannya. bila komunitas ditinggalkan sejak perencanaan, maka masih akan tetap menjadi beban baru bagi menjaga keberlangsungannya.
tak penting mikro hidro !


(1 votes, average: 4 out of 5)





tapi kang, dengar-dengar, mikrohidro itu masih tidak cukup feasible karena mahal investasinya. tapi kalo memang mau, ya bagus, hehe…
Micro-hydro memang investasinya besar, tapi kalau transmisinya bisa menjangkau banyak pelanggan tentu kedepannya akan menjadi investasi yang sangat baik.
memang mahal kalau di awal, namun menjadi lebih murah dibanding dengan solarcell, yang selama ini juga jadi tak termanfaatkan oleh warga kampung. di sebuah wilayah komunitas malah menjual lagi solarcell yang diberikan pemerintah, karena mereka tak membutuhkan.
juga menjadi lebih baik dibanding bila pemerintah harus selalu mensubsidi perusahaan listrik byar-pet yang tak pernah membaik manajemennya.