eugenia
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
kemarin ia masih beri kesejukan
gerimis hujan perlahan basahi hijau daunnya
mentari pagi membakar jiwa yang beku
hari ini ia tak lagi beri kesejukan
kemarau keringkan dedaunnya
mentari sore membelenggu jiwa yang hangat
kepik kecil terbang rendah di cabang terakhir
burung kecil sesaat bertengger
kicau kegelisahan menusuk nurani
eugenia masih terus bertahan
saat angin berhembus meliukkan pucuknya
hingga waktu akan melepas gundah
[070829]
:: eugenia di lembayung borneo










Wadah bamamay