greenpeace [2]
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
“coba greenpeace datang ke wilayah ini, pasti akan ada perubahan pengelolaan lingkungan hidup disini” ujar seorang dalam sebuah pertemuan dengan mantan menteri lingkungan hidup
icon greenpeace sebagai sebuah lembaga dunia berkaitan lingkungan hidup mampu dilihat publik sebagai sebuah lokomotif perbaikan lingkungan hidup. sebagai sebuah icon, inilah sebuah keberhasilan. namun bila melihat pola gerak dan aktivitas yang dilakukan menjadi lebih menarik. berlayar dengan Rainbow Warrior, salah satu kapal greenpeace, telah membukakan mata terhadap titik gerak pejuang lingkungan hidup ini.
tekanan terhadap sebuah pernyataan bersama, sebuah pesta perpisahan, hingga gerak tindak yang dilakukan, begitu mengganggu mimpi indah bersama greenpeace. kekuatan dalam melawan pengrusakan lingkungan hidup tak harus datang dari lingkungan luar. kekuatan untuk menjadi kuat dalam pergerakan lingkungan hidup akan hadir bilamana konsistensi dalam gerakan lingkungan hidup telah teruji. sikap dan perilaku yang akan membuktikan dan mewujudkan kekuatan tersebut pada tingkat lokal.
melakukan kerja strategis dan taktis menjadi sebuah hal penting dalam setiap gerak. membangun ideologisasi lingkungan hidup yang berpihak pada kepentingan lebih banyak manusia, hingga menumbuhkan inovasi dan motivasi bagi setiap gerak yang telah ada. greenpeace hanyalah sebuah keping puzzle dalam melengkapi gerakan lingkungan hidup, ia tak akan menjadi lengkap bila tak ada gerakan yang lebih kuat di tingkat komunitas. berdirilah di atas kaki sendiri, jauhkan keinginan untuk selalu ditopang. bukan saatnya menunggu, ini saatnya begerak!
tak penting greenpeace !








salam lestari,
gw setuju tuh, kadang kita emank suka gak sadar bahwa perbaikan lingkungan memang sepenuhnya berada di tangan kita sendiri, berbagai lsm yang ada di indonesia sebenernya hanyalah sebuah wadah untuk menampung dan menyalurkan aspirasi terhadap perbaikan tersebut.
tak akan ada hasilnya tanpa gerak nyata di lapangan!