hapal

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

Setidaknya ada dua kekurangan dalam pendekatan pendidikan kita. Yang pertama adalah, bahwa orang dididik untuk menghafal. Tentu kemampuan menghafal ada segi positifnya, yaitu membuat orang terlatih ingatannya. Namun segi negatifnya adalah, bahwa pengetahuannya akan terbatas pada apa yang dihafal. [Sarwono dalam Uwan]

pendidikan untuk mendikte dan menghapal. inilah yang diterima anak negeri dalam perjalanan menjelajah dunia sekitarnya. alam sekitar menjadi sangat terabaikan dikarenakan telah dilepaskan keterkaitannya dalam proses pembelajaran. Pendidikan Lingkungan Hidup sebagai sebuah gerakan memperbaharui metodologi pendidikan pun telah tereduksi dalam ruang muatan lokal. penilaian berdasarkan teks bukan substansi atas apa yang dipahami dalam ruang berkehidupan anak negeri.

sebagian besar pegiat PLH pun berada pada ruang berafiliasi dengan pengrusak lingkungan hidup. jejak ekologi sangat jauh dari yang pernah dipahami, apalagi untuk mencoba menghitung kapasitas alam (biodiversity) dalam menopang kehidupan. Pembangunan berkelanjutan (sustainable development) seolah merupakan sebuah jawaban, padahal di dalamnya masih terjadi sebuah proses penghancuran ekologi secara berkelanjutan.

nuansa kental yang juga terjadi adalah bendera PLH dikibarkan dalam ke-proyek-an, yang pada akhirnya bicara pada keping emas bagi pelaku kegiatan. relawan (volunteer) lingkungan hidup terkontaminasi menjadi seorang pekerja. hingga akhirnya hanya menanti waktu untuk kemudian bekerja sebagai pekerja perusahaan pengrusak lingkungan hidup, walau berada dalam divisi lingkungan hidup.

pendidikan dan lingkungan hidup, dua bagian yang tak penting dalam proses politik negeri hari ini. pendidikan hanya disetarakan dengan 20% anggaran. lingkungan hidup hanya disetarakan dengan anggaran kurang dari 1%. pendidikan dan lingkungan hidup merupakan awal perubahan kehidupan negeri yang lebih baik dan berkualitas di masa mendatang. segalanya akan terjadi bilamana kemudian politik negeri ini berpihak pada pendidikan dan lingkungan hidup yang bukan semata hanya berada dalam orasi politiknya. pendidikan dan lingkungan hidup ada dalam hati, bukan di atas kertas semata.

tak penting hapal !

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>