telur hati
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
Telur - hati. Dua hal yang sebenarnya sangat berbeda. Nggak percaya? Coba aja masuk ke warung, terus pesan nasi putih dengan lauk telur dan nasi putih dengan lauk hati. Pasti kelihatan bedanya. Namun ketika ngeliat blog Tuteh yang baru mindah, jadi tertarik ngeliat telur dengan kuning berbentuk hati. Lebih jauh, Tuteh bilang “My World, Is Not Your World“. Adakah makna?
Hati. Barang yang hingga saat ini selalu bias dimaknakan. Secara anatomi tubuh, terdapat sesuatu yang disebut sebagai hati yang berfungsi menjadi pencuci racun. Sementara secara psikologi tubuh, ada pula yang disebut sebagai hati yang berfungsi sebagai moral jiwa. Kedua fungsi yang seharusnya tak berbeda, dimana hati menjadi penyaring dari aktifitas makhluk hidup agar dapat berjalan pada sisi yang tidak mengrusakkan.
Penyakit hati. Tak jauh berberda. Baik kerusakan hati maupun keburukan hati, keduanya cenderung berdampak negatif, baik bagi yang memiliki hati ataupun yang ada di sekitar pemilik hati. Penyakit kerusakan hati juga banyak didapat dari satwa [bukan manusia yang menyebarkan pertama kali penyakit ini ke satwa], namun keburukan hati sangat belum dipahamkan [belum pernah jadi satwa sih].
Telur. Bulat agak lonjong. Dipandang sebagai titik awal kehidupan bagi makhluk. Dari sinilah berawal denyut nadi dan tarikan nafas. Andai saja inti telur sudah punya hati, tentunya kehidupan kekerasan tak akan nampak di sekitar. Sebuah nilai kebersamaan dan keadilan menjadi aroma kehidupan. Apakah mungkin telur sudah memiliki hati yang baik?


Telur - hati. Dua hal yang sebenarnya sangat berbeda. Nggak percaya? Coba aja masuk ke warung, terus pesan nasi putih dengan lauk telur dan nasi putih dengan lauk hati. Pasti kelihatan bedanya. Namun ketika ngeliat blog 





Wadah bamamay