perang hujan
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
hujan, menghadirkan sebuah kebaikan di permukaan bumi. menumbuhkan benih-benih yang tersemai di antara relung jerami kering. membasahkan dedaunan yang berselaput debu. mengalirkan tetesan air kehidupan bagi pelepas dahaga. hujan yang tak mampu menelisik diantara pori tanah, menghadirkan bencana bagi kehidupan. akibat keserakahan manusia yang bertuhankan keping emas.
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua pada Jumat (19/10) menyebabkan perang suku antara suku Dani yang bergabung dengan suku Damal berhadapan dengan suku Amungme di Distrik Tembagapura terhenti dan belum diketahui kapan dimulai lagi perang itu yang sudah menelan korban jiwa dari kedua belah pihak. [Antara]
perang antar suku masih terus terjadi di tanah Papua. pertarungan kepentingan, diantara sebuah penjajahan oleh sebuah perusahaan mineral raksasa di puncak tertinggi Papua. wilayah kehidupan yang menyempit akibat pembukaan perkebunan besar kelapa sawit yang akan mencapai 3 juta hektar, hutan tanaman hingga 4 juta hektar dan pertambangan yang mengeruk kekayaan Papua. kesejahteraan dan kebahagiaan rakyat semakin terabaikan. kekayaan alam Papua terus dikeruk. peperangan antar suku terus berlangsung, diantara penghisapan negeri.
tak penting perang hujan !










Wadah bamamay