<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: iklan</title>
	<atom:link href="http://timpakul.hijaubiru.org/iklan-2.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://timpakul.hijaubiru.org/iklan-2.html</link>
	<description>environment, education and information technology</description>
	<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 02:38:16 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.1</generator>
		<item>
		<title>By: Hendra</title>
		<link>http://timpakul.hijaubiru.org/iklan-2.html#comment-7375</link>
		<dc:creator>Hendra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Feb 2007 07:18:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.hijaubiru.org/iklan-2/#comment-7375</guid>
		<description>Hmm....
"Survival of the fittest"</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm&#8230;.<br />
&#8220;Survival of the fittest&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Paman Tyo</title>
		<link>http://timpakul.hijaubiru.org/iklan-2.html#comment-7369</link>
		<dc:creator>Paman Tyo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Feb 2007 03:59:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.hijaubiru.org/iklan-2/#comment-7369</guid>
		<description>Asyiikkk. Ada yang membuka diskusi. Setelah itu pendekatannya adalah ngeliat dulu seberapa ruang yang dipakai buat meladeni iklan? Tepatnya: iklan terang-terangan, bukan iklan tersembunyi hasil imbauan maupun suapan. Oh yang ebih mengerikan lagi tanpa bayar tapi wartawannya merasa sudah kewajibannya memberitakan hal yang bukan urusan pembaca :) 

Pengiklan itu tak selamanya perusahaan. Bisa juga kandidat dalam pilkada dan lain sebagainya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Asyiikkk. Ada yang membuka diskusi. Setelah itu pendekatannya adalah ngeliat dulu seberapa ruang yang dipakai buat meladeni iklan? Tepatnya: iklan terang-terangan, bukan iklan tersembunyi hasil imbauan maupun suapan. Oh yang ebih mengerikan lagi tanpa bayar tapi wartawannya merasa sudah kewajibannya memberitakan hal yang bukan urusan pembaca <img src='http://timpakul.hijaubiru.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Pengiklan itu tak selamanya perusahaan. Bisa juga kandidat dalam pilkada dan lain sebagainya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
