mengubah iklim
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
akhir tahun. Bali menjadi tempat pertemuan ke-13 dari para negara yang ingin agar iklim berubah. sebuah perhelatan besar di negeri yang (katanya) memiliki hutan tropis sangat besar di dunia. skema baru ditawarkan, agar para penjaga hutan dapat memperoleh kompensasi. bila selama ini yang akan memperoleh kompensasi hanyalah yang membuat hutan baru.
sebuah skema yang tak juga akan menghasilkan perubahan iklim. skema mengurangi emisi dari industri di negara maju selalu diabaikan. sebagian besar industri di negara berkembang malah telah menggunakan mekanisme pembangunan bersih, setidaknya emisi gas rumah kaca sangat minim. sementara negara maju tetap saja membela industri mereka yang sangat menghabiskan ozon akibat gas rumah kaca dari industri.
negara selata sangat ditekan agar menjaga hutan dan membuat hutan baru, sementara negara utara sangat berfoya-foya dengan produk berbahan kayu (meubel, kertas, tissue, etc) dari hasil penghancuran hutan. maka bencana ekologi tetap akan menimpa negara selatan. mengubah iklim, bukanlah dengan sebuah perhelatan akbar semata. komitmen yang kuat untuk melaksanakan protokol kyoto menjadi penting. negeri ini, boleh jadi akan menjadi tuan rumah yang baik, namun apakah akan juga menjadi tuan rumah yang baik bagi komunitas lokal dan satwa yang menggantungkan hidupnya dari hutan?
tak penting mengubah iklim !










Wadah bamamay