perubahan iklim
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
perubahan iklim (climate change) telah menjadi sebuah isu hangat di tahun ini. peringatan hari bumi dan hari lingkungan hidup se-dunia mengumandangkan isu ini. berbagai organisasi berlabel lingkungan hidup pun berlomba-lomba memproduksi artikel berkaitan dengannya. beberapa negara bahkan juga berkampanye tentang hal yang sama. berbagai turunan isunya pun menjadi beragam proyek berdana sangat besar.
ada pula yang sibuk mempersiapkan berdagang carbon, membangun mekanisme pembangunan bersih, hingga juga ada yang menjadi sibuk untuk mengambil hilir-mudik pendanaan untuk isu-isu perubahan iklim. bagi sebagian manusia, sepertinya bukan hal yang penting untuk perubahan iklim. bahkan bagi AS yang menjadi penyumbang besar bagi emisi pencemar lingkungan hidup, tetap saja tenang dan tidak bersedia mengikuti Protokol Kyoto.
mencermati politik lingkungan hidup internasional, sebenarnya tidak pernah terlepas dari sebuah politik ekonomi global. ada kepentingan ekonomi yang sedang bertarung, yang kemudian menggunakan isu lingkungan hidup sebagai salah satu bagian yang disembunyikan untuk memenangkan pertarungan. negara-negara tak berdaya seolah melihat bahwa telah ada upaya mengarah perbaikan, dan terkadang hanya melihat adanya sebuah peluang menggali keping emas. negara tak berdaya, yang hanya diwakili oleh sekelompok kecil peneliti maupun pelayan publik dan sedikit kelompok orang-orang yang seolah peduli, mencoba melakukan negosiasi agar kepentingannya juga terpenuhkan. sementara komunitas rakyat yang tersebar luas di berbagai wilayah negerinya seolah terlupakan dan menjadi bagian yang (terkadang) disingkirkan.
mencermati arah gerak isu-isu lingkungan hidup internasional harus menjadi sangat cermat. sebuah kampanye yang cenderung positif terlihatnya, pada sisi lain ternyata menyimpan agenda tersebunyi dari tangan yang tak terlihat. kekuatan modal akan terus bermain untuk menjadi sutradara di permukaan bumi. sementara kelompok yang harusnya berdaulat atas aset-aset alamnya dijadikan tidak mampu untuk berada dalam arena pertarungannya.
pertanyaannya kemudian adalah benarkah isu pemanasan global dan perubahan iklim dikumandangkan bagi keberlanjutan kehidupan manusia di atas permukaan bumi ini? ataukah sebenarnya ini hanyalah sebuah skenario kecil dari sebuah skenario besar untuk sebuah pengendalian secara mekanis statis terhadap kehidupan selanjutnya makhluk hidup di atas permukaan bumi?
tak penting perubahan iklim !










Kira-kira bisa diterangkan lebih jelas tidak tentang kalimat berikut ini, masih agak membingungkan :
” pengendalian secara mekanis statis terhadap kehidupan selanjutnya makhluk hidup di atas permukaan bumi? ”
btw, saya setuju sekali kalau kita harus hati2 dan waspada dengan tawaran yang mengatasnamakan rakyat tertentu dg alasan lingkungan hidup. selektif lah.
thanks.
[tanggapi]
pengendalian secara mekanis statis merupakan sebuah pola yang sangat kaku, tidak memandang sosio-kultur dan meniadakan human sebagai bagian dari ekosistem. semisal konservasi klasik yang menyingkirkan komunitas manusia dari kawasan konservasi
[tanggapi]