eco-imperialism

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Agak mengejutkan membaca beberapa artikel di sebuah website tentang eco-imperialism. Sebuah hal yang sebenarnya sangat mungkin akan terjadi di lingkungan masyarakat Indonesia dan Kalimantan Timur pada khususnya. Pilihan antara sebuah kepentingan kehidupan masa kini dan kepentingan kehidupan masa mendatang.

Ketika bencana lingkungan telah melanda berbagai wilayah di Kaltim, selalu tercetus sebuah jawab bahwa itu adalah sebuah takdir. Walau sebenarnya BENCANA bukanlah TAKDIR. Kerusakan alam sekitar dipandang sebagai sebuah titik yang memang seharusnya terjadi, bukan menjadi sesuatu yang seharusnya bisa dihindari.

Logika manusia selalu dapat bermain dari berbagai sisi kepentingan. Tinggal bagaimana menentukan sebuah pilihan. Apakah memang akan lebih mementingkan masa saat ini, ataukah mementingkan kebersamaan antar generasi. Ini adalah sebuah pembelajaran baru dalam melihat sebuah sisi kehidupan…. selanjutnya masing-masing kitalah yang menentukan… untuk apa sebenarnya kita hidup… (;_;)

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>