konten yang menguap
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
informasi telah menjadi sebuah kebutuhan primer bagi setiap makhluk sosial. membaca berita pagi hari di sebuah surat kabar harian, mendengarkan penyiar radio memaparkan kondisi kota hari ini, hingga menyaksikan siaran televisi untuk menggugah kerja otak di setiap detiknya. informasi pun telah pula menjadi regulasi tak tersadarkan dalam kerja-kerja labirin pemikiran.
dalam menghasilkan sebuah informasi, sangat dinantikan kehadiran data dan pengelolaan informasi. kurangnya data yang dimiliki dalam memori isi kepala dan tidak terlatihnya kerja prosesor di alam pikir dalam mengolah data, menghasilkan hampanya informasi yang disajikan.
teknologi informasi telah hadir dengan kemajuan pesatnya. website bertaburan di dunia maya. blog, sebuah catatan kecil dari setiap makhluk sosial telah pula mengisi ruang maya tersebut. sayangnya, tak begitu banyak informasi yang tersajikan dengan cepat dikarenakan ketiadaan keinginan untuk berbagi informasi.
sebuah website ataupun blog, sebagian besar baru mampu terbaharukan bila ada cukup waktu untuk membuat rangkaian kata. seorang penulis pernah mengungkapkan “otak kita perlu dilatih untuk mengolah kata menjadi kalimat, dan dapat dilakukan dengan membuat tulisan selama lima menit di pagi hari. agar lebih mampu menghadirkan kata, maka menjadi penting untuk membaca, mengamati dan melakukan diskusi, lalu menuangkannya dalam bentuk tulisan”.
permasalahan klasik yang sering diungkap adalah ketidakmampuan untuk memanfaatkan teknologi informasi saat ini. padahal, teknologi informasi semakin menyediakan alat yang semakin memudahkan setiap makhluk sosial untuk bersosialisasi di dunia maya. tidak harus memiliki sebuah kemampuan yang sangat ahli sekalipun, setiap makhluk sosial akan mampu menampilkan sebuah kalimat secara langsung di dunia maya.
kecenderungan berikutnya adalah tidak terkelolanya data dan informasi yang dimiliki dengan sebuah struktur yang mudah dan memudahkan. ketika teknologi informasi masih baru dilahirkan, mekanisme pengarsipan secara manual sebenarnya telah mulai membangun sebuah mekanisme yang memudahkan dalam pengelolaan data dan informasi. namun kemudian ketika era digital mulai berkembang, ternyata tak begitu banyak yang mencoba menerapkan mekanisme memudahkan dalam pengarsipan dilakukan.
seorang yang telah belajar cukup dalam tentang teknologi informasi pun lebih cenderung tidak melakukan mekanisme pengarsipan yang cukup baik. ini dapat dilihat dari sebuah hal yang sederhana, semisal penyusunan folder ataupun penamaan sebuah file. sebuah hal yang sebenarnya tak pernah diberikan pengetahuannya saat mengikuti pembelajaran teknologi informasi sekalipun.
informasi yang dimaknai sebagai konten, menjadi sangat sulit dihadirkan dalam waktu cepat. menyerahkan seluruhnya pada teknologi, menjadikan hilangnya unsur sosial dalam interaksi makhluk sosial di dunia maya. menjadi penting kemudian adalah untuk kembali menghadirkan nilai sosial dalam sebuah dunia yang telah memberangus nilai sosial dalam konteks interaksi fisik.
sebuah aktivitas yang menarik didorongkan dalam mengikuti laju perkembangan teknologi di dunia informasi adalah untuk mulai kembali menumbuhkan sebuah ikatan sosial dalam pengelolaan informasi. berpondasikan pada kebutuhan informasi bagi setiap makhluk sosial, diharapkan mampu kembali menghadirkan pemanfaatan teknologi informasi yang lebih optimal di kemudian hari. saling belajar, saling berbagi, dan saling berinteraksi, menjadi sebuah kebutuhan sekunder dalam mendukung pemenuhan kebutuhan primer makhluk sosial berupa informasi. [070908]








Wadah bamamay