interna-lokal-lisme
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
telah beberapa tahun negeri ini mengejar ketertinggalannya dengan memaksa anak negeri untuk belajar “bukan” bahasa ibu mereka. bahasa internasional tersajikan sejak di sekolah dasar. sangat berbeda dengan sebuah negeri yang menjadikan berbagai literatur, jurnal dan temuan baru lainnya dalam bahasa ibu di negeri mereka. hasilnya, sebuah percepatan penguasaan teknologi.
anak negeri ini bukannya terlalu manja untuk tak belajar “bukan” bahasa ibu mereka. bukan pula tak berkehendak untuk menguasai jelajah bahasa negeri lain. tapi ini adalah sebuah proses yang akan lebih lambat dihasilkan.
bila saja pendidikan kembali pada peletakan dasar pendidikan, dengan sebuah sistem membangun pondasi pengetahuan, bukan mengejar sebuah “penciptaan robot”, maka akan lebih cepat terbangunnya negeri ini menuju kesejahteraannya. ketakutan pelayan publik negeri ini hanyalah pada pengambilalihan kepemimpinan negeri oleh sebuah generasi yang lebih progresif dan memikirkan pemerataan kesejahteraan.
pilihan bagi negeri ini adalah mem-bahasa ibu-kan berbagai hasil penelitian, jurnal, dan kajian yang ada di berbagai belahan dunia. bila tak mampu, yang diperlukan adalah seorang anak negeri yang bersedia membantu menyediakan fasilitas google translate dari berbagai bahasa ke bahasa negeri ini. mungkinkah ada yang melakukannya?
tak penting interna-lokal-lisme !








Wadah bamamay