jujur - benar
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
“lihat ini…” ujarnya sambil menunjuk ke layar monitor.
Bertindak “jujur” belum tentu benar
Bertindak “benar” belum tentu jujur
[siutao]
“ya… lalu?” tanyaku.
kejujuran dan kebenaran, dua kata yang selalu ada dalam sebuah ranah berkehidupan. kebenaran akan lahir dari sebuah cara pandang yang sama atas sebuah kebenaran dari lebih banyak orang, walau terkadang dia menjadi tidak benar ketika ada kebenaran lain yang dipercaya oleh lebih banyak orang. bahkan sebuah kebenaran dapat menjadi sebuah kebenaran ketika kekuasaan menyatakan hal tersebut sebuah kebenaran.
tak ada kebenaran yang mutlak dalam ruang dialog antar manusia. namun ketika berbicara sebuah kejujuran, yang belum tentu benar, dia akan tetap abadi dari ruang kehidupannya. kejujuran lahir dengan mencoba mengekspresikan ruang pikir dan jiwa.
satu kata lagi yang sangat jarang berada diantara kedua kata tersebut adalah keberanian. kejujuran dan kebenaran tidak akan menjadi apa-apa tanpa sebuah keberanian. dia akan tetap berada di bawah tempurung kelapa. keberanian berdasar kejujuran dan kebenaran, akan membawa perubahan dalam pola berkehidupan di negeri ini pada masa mendatang. namun, adakah keberanian itu?
tak penting jujur-benar !








Saya tidak suka dengan kata-kata siutao. Tidak suka, tidak suka. TIDAK SUKA
bos asup, kau harus jujur untuk mengatakan perasaan mu pada”nya” dan kau harus benar-benar meyakini bahwa “dia” akan memahami perasaan, walaupun “dia” mungkin saja menolak keinginanmu.
ga nyambung thooo… (tapi bos asup tau apa yang aku maksudkan)
he.. he… tukangsate memang kadang-kadang begitu..