UN-jujur

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

Ujian Nasional menjadi sebuah hal yang memaksa penyamarataan penilaian proses pendidikan. Walau berbeda kualitas dan fasilitas yang selama ini disajikan kepada siswa. Sadis, demikian pernah disebutkan sebuah media.

Ternyata ada sisi lain juga yang terjadi dalam pelaksanaan ujian nasional ini. Guru dipacu untuk memampukan kualitas siswa. Setelah usai ujian nasional dilaksanakan, para guru berlomba untuk memperbaiki jawaban siswa. Guru lain diminta untuk membantu mengamankan apabila ada hal yang akan mengganggu. “Ini perintah Kepala Dinas” ujarnya.

Mengejar kelulusan telah menjadikan “dipaksa”nya guru untuk bersikap tidak jujur. Ketakutan akan dihapuskan status “guru” berikut penghasilan yang didapatkan setiap bulan, menjadikan seorang guru yang harusnya menjadi transformer pendidikan harus berbuat tidak jujur. Pemaksaan sistem oleh pemerintah telah memaksa negeri ini menghasilkan semakin banyak ketidakjujuran. Bagaimana mungkin negeri ini bisa lebih baik?

tak penting UN-jujur !

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>