karpet merah
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
selembar karpet merah
terhampar bagi hadirmu hari ini
nyanyian perut lapar
sambut datangmu hari ini
tarian jerit kesakitan
hibur pertemuanmu di hotel mewah hari ini
cengkeraman tangan bersimbah darah
masih membekas di bahu kiri
hampa sudah negeri ini
tak lagi berpikir
tak lagi bernurani
tak lagi sejahtera
kilauan emas silaukan mata
kelam batubara butakan hati
pekatnya minyak tulikan jiwa
kering sudah tanah ini
tak lagi ada tana ulen
tak lagi ada simpukng
tak lagi ada lembo
permadani sawit kau hamparkan
karpet kebun kayu kau gelarkan
tanah merah merekah tak berair
undangan suci bagi bencana pagi ini
rakyat negeri ini bersimpuh
pasrah
lelah
jenuh
muak
pada janji kesejahteraan
bagi angan kemakmuran
yang takkan pernah berwujud
saat gerbang emas terbuka bagimu
dengan karpet merah terhampar
bagi tegap langkah kakimu
yang bersimbah darah dan air mata
[070309]
:: ruang kuasa modal











Wadah bamamay