community logging
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
“kawan-kawan kami di Papua telah memperoleh bantuan band-saw dari sebuah lembaga lingkungan hidup internasional. pada awalnya bisa untuk melakukan penebangan sesuai aturan yang disepakati, tapi saat ini pohon yang berdiameter kecil juga ikut ditebang” ujar seorang kawan dari papua yang sedang belajar di samarinda.
Community logging atau usaha pengelolaan industri kayu berbasis komunitas, telah menjadi sebuah pilihan yang diambil dalam upaya mengurangi aktivitas pembalakan haram yang dilakukan komunitas akibat desakan pemiskinan struktural. Belum banyak pengalaman yang dikembangkan dengan model ini di negeri ini. Satu kali dikembangkan di Kutai Barat, namun tak cukup mampu bersaing di dalam pertarungan bisnis. Di tempat lain, masih dipertarungkan dengan kepentingan industri besar.
Memberikan kesempatan bagi komunitas untuk melakukan proses pengelolaan atas kekayaan alam di kawasannya sebenarnya akan membangun sebuah model interaksi budaya yang akan lebih kuat dibandingkan sekedar sebuah kebijakan yang dikeluarkan oleh pelayan publik. Ikatan sosial akan lebih menghasilkan sebuah ketaatan terhadap hukum. Namun bila tidak diberikan sebuah pemahaman terhadap ekologi yang selama ini telah diterapkan, akan beralih pada kepentingan bisnis murni, sehingga pengelolaan ekosistem secara utuh akan diabaikan.
tak penting community logging !








Wadah bamamay