<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Monokulturisme: Awal Penggurunan Kalimantan</title>
	<atom:link href="http://timpakul.hijaubiru.org/kebun.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://timpakul.hijaubiru.org/kebun.html</link>
	<description>environment, education and information technology</description>
	<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 10:26:27 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7-beta3</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Norman</title>
		<link>http://timpakul.hijaubiru.org/kebun.html/comment-page-1#comment-8772</link>
		<dc:creator>Norman</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2008 03:42:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://timpakul.hijaubiru.org/kebun/#comment-8772</guid>
		<description>penggurunan di Kalimantan???? welcome to the "club". saya daru NTT salah satu daerah di Indonesia yang diramalkan akan terjadinya penggurunan selain di NTB.. Ngerti kan maksud saya "club" tadi?? 

malah, kami di NTT lebih kompleks lagi masalahnya. selain memang tanah-tanah di NTT yang tidak subur (pH cenderung masam), iklim semi-arid (bulan basah dalam setahun hanya sekitar 2-3 bulan) saja, selain itu kondisi geografis NTT yang berbuki2 dan berbatu (untuk kondisi berbatu ini, tanah-tanah di NTT sering disebut dengan batu bertanah bukan tanah berbatu), dan tentu saja, kebijakan pemerintah daerah yang tidak melihat kondisi nyata di NTT. contohkan saja, kebijakan pemerintah yang menjadikan beras sebagai komoditi utama. ini lucu karena beras memerlukan banyak air (sudah saya bilang dari awal bahwa NTT kering kan??), sedangkan pangan alternatif semacam jagung dan umbi-umbian tidak pernah didukung. kebijakan ini tidak sesuai dengan kondisi musim dan kultur daerah. So......... Welcome to the club meennnnnn</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>penggurunan di Kalimantan???? welcome to the &#8220;club&#8221;. saya daru NTT salah satu daerah di Indonesia yang diramalkan akan terjadinya penggurunan selain di NTB.. Ngerti kan maksud saya &#8220;club&#8221; tadi?? </p>
<p>malah, kami di NTT lebih kompleks lagi masalahnya. selain memang tanah-tanah di NTT yang tidak subur (pH cenderung masam), iklim semi-arid (bulan basah dalam setahun hanya sekitar 2-3 bulan) saja, selain itu kondisi geografis NTT yang berbuki2 dan berbatu (untuk kondisi berbatu ini, tanah-tanah di NTT sering disebut dengan batu bertanah bukan tanah berbatu), dan tentu saja, kebijakan pemerintah daerah yang tidak melihat kondisi nyata di NTT. contohkan saja, kebijakan pemerintah yang menjadikan beras sebagai komoditi utama. ini lucu karena beras memerlukan banyak air (sudah saya bilang dari awal bahwa NTT kering kan??), sedangkan pangan alternatif semacam jagung dan umbi-umbian tidak pernah didukung. kebijakan ini tidak sesuai dengan kondisi musim dan kultur daerah. So&#8230;&#8230;&#8230; Welcome to the club meennnnnn</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
