kekerasan itu masih ada
By timpakul • Mar 30th, 2007 • Category: khayal [
] - 227 dilihat -
“serbu”
lantang teriak barisan pria berseragam
“bak.. bik.. bek… buk”
satu persatu tersungkur
“aahhhh…..”
rintihan di bawah sepatu laras hitam
tanah bercampur darah
air mata perih mengalir
“tak ada tempat bagi pendapat kalian”
“tak seenaknya kalian ungkap pikiran”
“ini negeri kami, bukan bagi kalian”
“lihatlah nasionalisme di dada kami”
berbeda tak lagi ada ruang
digadaikannya negeri ini tak ada lagi halangan
:menantikan kematian perlahan seekor burung yang katanya perkasa
[070330]
:: kekerasan itu masih ada
Random Posts
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
timpakul is menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan
Email this author | All posts by timpakul




paradoks hidup memang gak bakal pernah lenyap dari muka bumi; keras - lembut, adil - zalim, dst. keagungan kadang muncul dari ketertindasan. salam