kekerasan itu masih ada

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

“serbu”
lantang teriak barisan pria berseragam

“bak.. bik.. bek… buk”
satu persatu tersungkur

“aahhhh…..”
rintihan di bawah sepatu laras hitam

tanah bercampur darah
air mata perih mengalir

“tak ada tempat bagi pendapat kalian”
“tak seenaknya kalian ungkap pikiran”
“ini negeri kami, bukan bagi kalian”
“lihatlah nasionalisme di dada kami”

berbeda tak lagi ada ruang
digadaikannya negeri ini tak ada lagi halangan
:menantikan kematian perlahan seekor burung yang katanya perkasa

[070330]
:: kekerasan itu masih ada

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

seikung bamamay celotehan “ kekerasan itu masih ada ”

  1. paradoks hidup memang gak bakal pernah lenyap dari muka bumi; keras - lembut, adil - zalim, dst. keagungan kadang muncul dari ketertindasan. salam

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>