genderang kematian

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

tetes air terakhir telah jatuh ke bumi
desah nafas terakhir telah menyatu di atmosfer
darah terakhir tlah mengalir membasahi keringnya tanah

ia tlah hisapkan segala asa
ia tlah matikan segala rasa
ia tlah kuburkan segala jiwa

buta
tuli
membisu

genderang kematian menjadi nada indah
jerit kesakitan menjadi harmoni lagu
air mata lahirkan kebahagiaan

tawa
ceria
bahagia

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>