kampanye kematian

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

air mata
isak tangis
tatap amarah

melangkah dengan perlahan
anak tercinta dalam pelukan
nafas terakhir terhembus dalam gerobak kecil
tak mampu rupiah di kantong memuaskan dokter

pagi cerah
nada-nada roda kereta bersahutan
gemuruh pekerja kota besar
geliat pedagang bagi secercah harap
tawa kelakar pelajar tak peduli mahalnya uang spp
anak tertua menyuap nasi terakhir hari ini

buai kampanye
teriak janji
desah impian

suara untuk seorang pemimpin negeri
segala untuk kesejahteraan
semua untuk kemiskinan
seluruh untuk pendidikan

bukan
untuk
seorang
pemulung
di
rimba
ibukota

[050607]
:: duka untuk saudara tercinta yang tak dihiraukan negara

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>