saya orang miskin [6]
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
Ciri rumah tangga miskin:
- Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8 m2 per orang
- Jenis lantai bangunan tempat tinggal terbuat dari tanah/bambu/kayu murahan
- Jenis dinding tempat tinggal terbuat dari bambu/rumbia/kayu berkualitas rendah/tembok tanpa plester
- Tidak memiliki fasilitas buang air besar/bersama dengan rumah tangga lain
- Sumber penerangan rumah tangga tidak menggunakan listrik
- Sumber air minum berasal dari sumur/mata air tidak terlindung/sungai/air hujan
- Bahan bakar untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar/arang/minyak tanah
- Hanya mengkonsumsi daging/susu/ayam satu kali dalam seminggu
- Hanya membeli satu set pakaian baru dalam setahun
- Hanya sanggup makan sebanyak satu/dua kali dalam sehari
- Tidak sanggup membayar biaya pengobatan di puskesmas/poliklinik
- Sumber penghasilan kepala rumah tangga adalah: Petani dengan luas lahan 0.5 ha, buruh tani, nelayan, buruh bangunan, buruh perkebunan, atau pekerjaan lainnya dengan pendapatan di bawah Rp.600.000 per bulan
- Pendidikan tertinggi kepala rumah tangga tidak sekolah/tidak tamat SD/hanya SD
- Tidak memiliki tabungan/barang yang mudah di jual dengan nilai minimal Rp.500.000, seperti sepeda motor (kredit/non kredit), emas, ternak, kapal motor, atau barang modal lainnya.
[Dari poster Tim Koordinasi Pusat Program Pemberian Subsidi Langsung Tunai Kepada Rumah Tangga Miskin - Departemen Komunikasi dan Informatika, dikutip dari enda - indonesiaNow - macam]
Bila melihat kriteria yang ada diatas, maka memang benar bahwa saya termasuk orang miskin.
- tempat tinggal tak punya
- tempat tinggalnya aja nggak ada apalagi lantainya
- dindingnya apa lagi
- apalagi fasilitas buang air
- penerangan juga masih numpang [siang:matahari; malam:bulan]
- air minum masih numpang
- masak? apa yang ingin dimasak?
- daging? susu? wah…
- pakaian kadang cuma nunggu pembagian *_*
- makan sehari sekali, kadang dua hari sekali. tiga kali sehari kalo ada seminar
- ke puskesmas nggak pernah, apalagi ke rumah sakit
- enam bulan baru bisa dapat Rp 600 ribu
- yang ini nggak jelas siapa kepala rumah tangganya
- boro-boro mau nabung
Sepertinya masih kurang tuh kriterianya… harusnya nambah dengan, nggak punya akses internet unlimited, nggak punya laptop seken, dan nggak punya vespa putih…. ^_^v Kalau ada kriteria ini, saya belum termasuk orang miskin. Untung nggak ada, sehingga saya memang orang miskin.











Wadah bamamay