kepik kecil di ranting meranti

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

kepik kecil di ranting meranti
di tepi sehelai daun terakhir kuning kehijauan
diam kaku menghela hari baru
lengking owa belum jua terdengar
hembusan angin pagi tak menggetarkan jiwanya
embun setetes pun tak hadir basahi tanah merah-kuning negeri
cercahan cahya mentarijingga hangatkan kebekuan hati
: tak ada lagi tempat berkehidupan

[060828]
:: hilangnya negeri jamrud khatulistiwa

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>