asuransi jari dan kesemutan

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

Jari tangan ini selalu jadi modal utama dalam memperoleh penghasilan. Hampir tiga tahun saya berposisi sebagai orang yang selalu diam dan menggerakkan tangan di atas papan ketik. Hingga akhirnya beristirahat selama satu setengah tahun dari aktivitas ini, kemudian memulai lagi sesaat dan saat ini memutuskan untuk tidak lagi menjadikannya sebagai sebuah profesi.

Notulist atau pembuat notulen [e: minutes (a) (w)]. Bukan dianggap sebagai sebuah profesi bagi masyarakat hari ini. Tidak penting dan selalu dianggap hanya pelengkap. Ini yang membuat saya mencoba untuk memperbalikkan fakta. Bahwa notulist sebuah profesi. Bukan pelengkap. Malah dalam proses pembelajaran saya selama ini, notulist adalah orang yang sangat ingat dan menjadi pengingat dari setiap perkataan. Dan akhirnya menjadi beban senyatanya bahwa catatan pertemuan hanya menjadi lembar prosiding ataupun setumpuk buku.

Notulis: Mencatat setiap menit pembicaraan yang terjadi, dengan memberikan detil pada siapa saja yang hadir, keputusan yang dibuat, langkah-langkah yang diperlukan, dan apa yang perlu dilakukan dan kapan itu dilakukan. Salinan notulen diberikan kepada setiap peserta rapat sehingga setiap orang tahu dengan benar tugas-tugasnya [Republika].

Saya pernah disarankan seorang kawan untuk mengasuransikan jari. Katanya biar kalau ada masalah dengan jari tangan dan tidak bisa lagi menggerakkan jari akan ada dana jaminan secukupnya. Usulan ini memang menarik. Saya pernah hampir dua bulan mengalami cedera jari, akibat terlalu sering di atas papan ketik. Walau dianggap beberapa kawan tak masuk akal, tapi inilah yang terjadi, dan cenderung menganggap ini tidak benar, sehingga tetap ditawarkan untuk menyediakan jasa ini. Tapi sudahlah, itu kejadian dua tahun lewat.

Dua hari ini, kembali jari tangan kiri saya merasakan mati rasa (sedikit) atau sering dibilang kebas atau baal atau nama kerennya carpal tunnel syndrome. Tapi saya lupa kapan saya mengalami kesemutannya, karena biasanya kesemutan itu mendahului mati rasa.

Kesemutan sebagai bagian dari gejala penyakit sebenarnya tahap paling awal dari suatu proses kehilangan rasa. Kalau tahap paraesthesia (ya kesemutan tadi) sudah terlampaui, pasien meningkat pada hypaesthesia (baal) sampai akhirnya mengalami anaesthesia (hilang rasa sama sekali) [Intisari].

Semula menganggap ini biasa, tapi setelah googling, beberapa artikel menyatakan bahwa bisa jadi ini adalah gejala dari penyakit lain. Mungkin bunga POPPY bisa membantu proses penyembuhan gejala kesemutan ini, tapi dimana ya bisa mencarinya. Atau dianggap saja bahwa sedang tidak terganggu dengan semut, yang pasti masih bisa posting.

notulis bukan sekedar typist !

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>