Tak Penting Konservasi

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

Bupati Paser HM Ridwan Suwidi bersama Ketua DPRD Paser HM Mardikansyah, Drs H Abdurrahman Party mewakili perguruan tinggi, Drs H Syakur Rauf mewakili tokoh agama, H Hidson Humrie mewakili unsur pemuda dan Erawan mewakili aktivis lingkungan, Selasa (27/6) malam menandatangani piagam Deklarasi Kabupaten Paser sebagai Kabupaten Konservasi. [KaltimPost]

Kabupaten Paser dan Konservasi. Sebuah inisiatif demi sebuah nama. Dalam kelopak keinginan mengharumkan nama. Sejatinya kawasan Cagar Alam Adang dan Cagar Alam Adang telah pula tak berpepohonan. Perusahaan tambang (batubara) dan perkebunan kelapa sawit bertebaran di hampir seluruh kawasan. Konservasi lokal belum pula diakui. Lalu, yang mana yang disebut konservasi?

tak penting konservasi !

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

2 ikung bamamay celotehan “ Tak Penting Konservasi ”

  1. pengelolaan kawasan konservasi lingkungan bukan lagi hanya menjadi sebuah isu yang komersiil, namun sekarang telah menjadi sebuah kebutuhan yang benar? riil bagi masyarakat. kabupaten paser sebenarnya memiliki sejumlah tempat, wilayah dan kawasan yang cukup potensial bagi konservasi lingkungan. besarnya luas hutan yang ada bila di kelola dengan benar, maka tidak hanya akan memberikan manfaat secara tidak langsung bagi kita, seperti tercukupinya pasokan udara bersih, air bersih, dll. namun dapat juga kemudian di kembangkan menjadi salah satu sektor pariwisata lokal yang cukup menjanjikan bagi terpenuhinya PAD kabupaten paser. saya sebagai seorang mahasiswa yang sekarang menempuh pendidikan di Yogyakarta dan berasal dari Paser, juga sangat menyayangkan bila kemudian kebijkan dari pemerintah daerah sendiri hanya bersifat jangka pendek dalam usaha pemenuhan PAD dan pelestarian lingkungan. padahal bila dilakukan secara berkelanjutan dapat memberikan hasil yang maksimal bagi kesejahteraan masyarakat dan penduduk kab.paser sendiri.

    [tanggapi]

  2. mari melihat konservasi dengan lebih jernih. apa yang dilakukan oleh sebuah lembaga kerjasama internasional dengna apa yang dimaknai sebuah konservasi oleh komunitas lokal. menjadikan pariwisata sebagai isu yang di depan, bisa menjadikan sebagai sebuah bumerang. bisa jadi malah semakin tergerusnya budaya lokal bila tak mampu bertahan. akhirnya, kembali komunitas lokal sebagai korban.

    juga ada bahaya pencurian kekayaan genetik, yang dilakukan melalui penelitian maupun kunjungan sesaat. ketika paten telah diberikan, barulah akan terasa dampak bagi negeri ini. berhati-hati di awal akan lebih baik, ketimbang harus gigit jari di kemudian hari.

    [tanggapi]

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>