korupsi dan perubahan iklim
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
bali kembali menjadi tempat berlangsungnya pertemuan konvensi internasional. kali ini merupakan pertemuan kedua dari konvensi internasional melawan korupsi. agak berbeda dengan pertemuan perubahan iklim yang berlangsung di Desember 2007, pertemuan kali ini sangat “miskin” perhatian. Walaupun hampir 3.000 orang berkumpul dan beberapa Ornop Indonesia bersama ornop internasional lainnya juga melakukan pertemuan sampingan (side event).
mungkin saja bahwa permasalahan korupsi bukan menjadi masalah penting dunia. konvensi anti korupsi yang berada di bawah UNODC ini pun terkesan tak menjadi bagian yang penting untuk dihadiri. di sekitar Bali pun tak banyak bertebaran spanduk, baliho ataupun hal lain yang mengganggu penglihatan berkaitan perlawanan terhadap korupsi. sesaat terlihat sebuah spanduk dari sebuah partai politik yang akan melakukan pertemuan di Bali, sebagai ucapan atas kedatangan delegasi yang mengikuti pertemuan melawan korupsi.
korupsi memang tak sebanding dengan perubahan iklim. namun korupsi juga akan menjadi sebuah penyebab utama penghilangan umat manusia pada sebuah negara. saat semakin banyak kapital yang bergerak pada kelas menengah-atas, maka sudah dapat dipastikan kelompok miskin akan semakin tersingkirkan dari kehidupan. korupsi bahkan akan mampu menjadikan semakin cepatnya terjadi perubahan iklilm.
inilah sebuah dunia. yang penting dipandang tak penting. yang tak penting dipandang semakin tak dipentingkan. hanya ada sedikit hal yang selalu menjadi hal penting. kebutuhan perut dan di bawah perut merupakan titik akumulasi kapital yang kemudian menutupi akal dan nurani.
tak penting korupsi dan perubahan iklim !










Korupsi mungkin akan memperburuk dampak perubahan iklim terhadap manusia. Tapi perubahan iklim tidak akan pandang bulu siapa yang korupsi dan siapa yang jujur. Semua karena tinggal di bumi yang sama
[tanggapi]