Bosan dengan basa-basi politik para pengambil kebijakan di negeri ini terkait dengan penanganan dampak perubahan iklim, serorang bocah menulis surat terbuka kepada wakil rakyat di DPR melalui Redaksi satudunia.net. Berikut isi surat tersebut [SatuDunia]
berkirim surat, terutama kepada pemimpin daerah ataupun parlemen, harus mulai menjadi budaya di negeri ini. hindarkan rasa sungkan ataupun enggan untuk menyampaikan apa yang ingin disampaikan. tentang apa yang menjadi sangat mengganggu dalam proses kehidupan, hingga pada keinginan terhadap perbaikan negeri.
mengapa tidak menggunakan pesan singkat ataupun surat elektronik? padahal jalan ini sangat murah biaya dan tak menyulitkan. kondisinya belum memungkinkan bagi para pejabat publik ataupun anggota parlemen. pesan singkat yang dibaca, hanyalah pesan singkat yang berkaitan dengan proyek ataupun kegiatan yang menambah penghasilan. sementara untuk surat elektronik, masih belum menjadi sebuah kebutuhan bagi anggota parlemen. jangankan membaca, memilikinya pun kadang tidak.
berkirim surat, juga akan sangat membantu kehidupan pekerja pos. bahwa kemudian akan terlalu banyak pohon yang ditebangi untuk kebutuhan kertas surat, ini diharapkan akan dapat berubah, hingga kapasitas penggunaan teknologi internet oleh anggota parlemen dan pejabat publik sudah semakin memadai. jadi, untuk saat ini, mari berkirim surat !
mari berkirim surat !
Artikel ini dapat dikutip ataupun diperbanyak dengan tetap menyebutkan sumbernya :
Ade Fadli. 2008. mari berkirim surat. http://timpakul.web.id/mari-berkirim-surat.html (dikutip tanggal 9 February 2012)
-- timpakul.web.id - @timpakul