melindungi satwa
By timpakul • Feb 27th, 2008 • Category: celoteh [
] - 194 dilihat -
kabarnya satwa dilindungi itu harus benar-benar dilindungi. tak dibenarkan adanya sebuah peliharaan ataupun pertunjukan yang menampilkan satwa sebagai aktor utama. lalu ketika ada sebuah rencana aksi terhadap satwa, masih menjadi sebuah pertanyaan “apakah akan terlaksana?“. rencana aksi tersebut sayangnya lebih didorong oleh kepentinga lembaga konservasi internasional, bukan dari kepentingan lokal ataupun nasional.
dalam implementasinya, rencana aksi itu kemudian diimplementasikan kembali oleh lembaga konservasi internasional, yang menjelma dalam kata “LSM“. sebuah permainan untuk kemudian memperoleh sebuah legitimasi kuat dari pemerintah, yang pada akhirnya berujung pada pengumpulan dana-dana pelestarian satwa yang tersebar di Eropa dan belahan utara lainnya.
lalu kemudian, apakah akan ada perubahan bagi kesejahteraan satwa? dalam sebuah catatan kecil saat berkunjung di sebuah taman yang nasional di pulau dewata, beberapa orang di sana mengungkapkan “setelah ada program penangkaran, malah populasi jalak bali menurun drastis“. demikian juga halnya ketika ada program rehabilitasi dan reintroduksi orangutan di Kaltim, malah terjadi penurunan cukup tajam dari populasi orangutan di alam, sementara sebagian besar orangutan yang ada di pusat rehabilitasi harus mati.
perlindungan bagi satwa, yang telah ada perundang-undangannya, sepertinya hanya menjadi sebuah cawan meraih keping emas. tak lebih. satwa tetap akan menderita ditengah kebijakan penghabisan hutan semakin gencar dilakukan. komunitas lokal pun terkadang menjadi kambing hitam, dituduh sebagai pelaku penghilangan satwa dan habitatnya. tak ada kesejahteraan bagi rakyat, apalagi kesejahteraan bagi satwa dilindungi di negeri ini. masih harus terus dikumandangkan sebuah gerakan melawan kepentingan broker konservasi.
tak penting melindungi satwa !
Random Posts
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
timpakul is menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan
Email this author | All posts by timpakul



Walah, kok malah jadi begitu. so, now what?