(e)-leaderships

environment, education and information technology
Google

membongkar keberanian

By timpakul • 4 May 2006 • Category: celoteh [ Cetak celoteh ] - 125 dilihat

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

tekanan negeri ini tak hanya memberikan sebuah kekalutan nasional. mulai dari penggejalaan kesurupan massal, bencana (banjir dan longsor), semakin aktifnya gunung berapi, hingga luapan emosi yang menghancurkan bangunan pemerintahan. malam tadi berbincang dengan seorang kawan yang berkomunikasi dengan ruang lain. dia gambarkan tentang sebuah ketiadaan, hanya hamparan pasir mengering. tak ada hutan. sungai mengering. hanya ada spesies tertentu yang mampu bertahan hidup. manusia pun berevolusi.

dia menyampaikan, tak ada yang mampu dilakukan manusia untuk menahan itu. kehancuran pasti terjadi. sejenak aku coba mengurai fenomena dunia dalam beberapa bulan terakhir. banjir, longsor, kesurupan, aktifnya gunung berapi, tsunami, tabrakan kereta, terpelesetnya pesawat, hingga perkelahian massal. adakah ini pertanda telah hilangnya nilai kebersamaan dalam kehidupan?

dia melanjutkan, bahwa ada pesan untuk membangun kesadaran komunitas di suatu wilayah, agar tak lagi menjual hutan, tak membiarkan pepohonan dihancurkan, karena itu adalah sumber kehidupan. ketika dia mencoba menyampaikan pesan tersebut ke komunitas, tak ada yang mempercayainya, termasuk disaat diberikan bukti benda yang disampaikan bersamaan dengan pesan. adakah saling percaya telah hilang pula?

hari esok, lusa dan lusanya, aku hanya akan mencoba untuk membongkar keberanian beberapa kawan untuk mengekspresikan pemikirannya dalam bentuk tulisan. keberanian menyampaikan, keberanian mengungkapkan, serta melengkapkan cara pikir. mungkin ini yang baru bisa aku perbuat. menyakinkan kawan, berbuat tidak hanya baginya, tapi juga bagi sesama. bumi ini cukup untuk semua…. semoga….

Random Posts

timpakul is menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan
Email this author | All posts by timpakul

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word