saat baru memulai
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
satu hari membantu proses sosialisasi balai litbang kehutanan menjadi sebuah pembelajaran yang berbeda. sejak awal berdiskusi tentang apa yang diharapkan dapat dicapai sangat sukar untuk merabanya. hingga akhirnya dengan berbekal keyakinan mencoba mempertautkan kondisi di kampung dengan penjelasan singkat tentang proses yang akan dibangun.
proposal yang telah dibuat oleh pihak berbeda. tak dilihatkan jua. hingga proses meraba semakin dalam dilakukan. berikut ketika proses berjalan terbalik. pada umumnya ketika memulai proses dengan rakyat, dimulai dari titik terendah, saat ini memulai dari titik tengah. akhirnya yang hadir hanya 8 orang pejabat desa, 2 orang petani, seorang pejabat kecamatan dan seorang babinsa.
konflik sangat melekat. kawasan hutan penelitian bertumpangtindih dengan kampung dan aktivitas rakyat. kolaboratif ingin dibangun. resolusi konflik. tak akan terwujud. tak bersambung berbincang dengan para peneliti kali ini.
dunia seperti tertutup bagi kawan-kawan peneliti. hanya ruang kertas yang ada di kepala. haruskah ini tetap terjadi? tak mengenal dunia luar. tak berinteraksi dengan makhluk. hanya pekerjaan semata. sementara hutan penelitian semakin rutin di alih kelola. tekanan tambang dan kebun sawit berlomba dengan waktu. tak ada yang terlihat ingin berbuat. hanya sebuah rutinitas.
di luar, dana inggris yang dikatakan terlalu kecil. padahal dengan 10% dari jumlah dana yang dimiliki, seorang kawan harus berjibaku di kawasan yang lebih luas. uang, sang raja.








Wadah bamamay