diri jiwa mentarijingga
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
dalam ruang ragu
tak ada jalan setapak di belantara ini
kerikil kecil mengiris tapak kaki
duri rotan menggurat tapak tangan
buram mata memandang langit tak bermatahari
arah tuju semakin tak menuju
dalam ruang gelisah
setetes darah segar mengalir dari keping hati
sungai kecil dinginkan mata kaki
embun pagi hari tunaikan dahaga
sinar jingga hangatkan jiwa gundah
tongkat kayu masih belum bersua
dalam ruang bimbang
temukan persimpangan labirin kehidupan
langkah keinginan di tangga pengharapan
tayang impian belum terpilihkan
jiwa melayang kehampaan
peta masih tak berlegenda
dalam ruang pilihan
belum kuat berdiri diantara kokohnya keangkuhan
tak mampu bersaing dalam pertarungan pengharapan
pilar kasih tergerus digerogoti rayap cita-cita
diri tak akan membelah terbagi sama
sahabat berlari tinggalkan dalam kesendirian
cercahan cahaya kecil mengitari waktu
tetesan air jiwa membasahi hati
berhembuslah angin bahagia
tujukan aku pada sebuah ruang bahagia
bawalah jiwaku tuju rumah impian
berikan sebuah jawab
atas ragu
atas bimbang
atas gelisah
atas pilihan
diri jiwa mentarijingga
[060702]
:: gelisah mentarijingga jelang perjalanan pengabdian







Wadah bamamay