kekayaan alam dan kemiskinan
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
Sembilan daerah yang telah ditetapkan menjadi daerah penghasil minyak dan gas bumi (migas) di Kaltim, pada tahun 2005 telah dapat merealisasikan lifting migas masing-masing sebesar 45,57 juta barel dan 910,07 trillium British Thermal Unit. Dari hasil sumber daya alam migas itu, Kaltin telah menerima dana perimbangan keuangan sebesar Rp.8,26 trilyun, terdiri dari minyak bumi Rp.2,06 trilyun dan gas bumi Rp.6,20 trilyun (kaltim.go.id). Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Asing (PMA) di Kaltim terhitung sejak 2001-2005 mencapai Rp28 triliun atau mencapai 98,30 persen dari target Rp28,50 triliun, dan yang sudah mendapatkan persetujuan dan direalisasikan mencapai Rp14,55 triliun atau 50,14 persen. (kaltim.go.id)
Kaltim memang tanah yang berlimpah kekayaan alam. Berlimpah pula kemiskinan di tanah miskin hara ini.
Penduduk Kalimantan terhitung Juni 2005 tercatat sebanyak 12 juta jiwa lebih, sementara Kaltim sendiri sekitar 2,85 juta jiwa. Laju pertumbuhan ekonomi Kalimantan mengalami peningkatan dari 2,68 % tahun 2003 naik menjadi 2,99 % pada tahun 2004, dan pada tahun 2005 meningkat lagi mencapai 3,65 %. Tahun 2000 penduduk miskin mencapai 393.600 jiwa atau mencapai 16,32 % dari jumlah penduduk. Tahun 2004, angka kemiskinan Kaltim mencapai 318.200 jiwa atau sekitar 11,57 % dari jumlah penduduk yang mencapai 2,7 juta jiwa. Dan thaun 2005, penduduk miskin di Kalimantan Timur sekitar 392 ribu jiwa atau 13 % (kaltim.go.id [1] [2]).
tak penting kekayaan alam !











Wadah bamamay