anda miskin !
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
miskin. selalu terungkap dalam berbagai hal ketika mengkaji sebuah permasalahan, baik terhadpa sektor maupun kawasan. jumlah ataupun prosentase penduduk miskin diangkat sebagai sebuah isu yang dipandang penting. jawabannya sebagian besar mengatakan “perlu peningkatan ekonomi“. dengan apa? terserah apa yang ingin diperbuatkan.
begitu banyak indikator kemiskinan yang digunakan. juga ada yang mengatakan perlu pelibatan masyarakat dalam membuat indikatornya. namun beberapa langsung saja akan mengatakan “anda miskin !“, tanpa perlu bertanya apakah benar anda menyatakan diri anda miskin.
fenomena lain berkaitan kemiskinan adalah trend kemiskinan meningkat saat akan ada program pengentasan kemiskinan, dan semakin berkurang saat menilai kinerja pelayan publik. fluktuasi angka kemiskinan menjadi permakluman umum. semakin tak jelas bagaimana caranya menentukan anda memang miskin !
masing-masing institusi pelayan publik membuat indikator kemiskinan. ini juga merupakan proyek tersendiri bagi pelayan publik dan konsultan yang dianggap ahli. rakyat miskin tetap tidak pernah beranjak dari kemiskinan sejatinya.
kesalahan penuduhan miskin pada akhirnya menjadi sebuah kesalahan berkelanjutan. semakin banyak ketidakefisienan yang terjadi. korupsi meningkat pesat. kualitas ekologi semakin menurun. sementara kelompok-kelompok marginal semakin berada di ujung batas kemarginalannya.
miskin. telah menjadi sebuah pengelolaan proyek berkelanjutan (sustainable project management). bahkan juga telah menjadi sebuah arena perputaran keping emas dari kelompok pemodal besar, yang kemudian memperoleh kompensasi berupa konsesi. miskin, sebuah komoditas baru, yang bisa jadi menjadi penghasil devisa atau sekedar menambah jumlah “harta karun” pelayan publik. miskin, harusnya ditentukan oleh sebuah komunitas dimana ia berada. hingga tak perlu menuduh “anda miskin !”.
anda miskin !








Wadah bamamay