moratorium hotel berbintang tujuh

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

siang hari. setelah berada pada sebuah taksi yang berjalan dengan supir yang mengantuk. menuju sebuah hotel berbintang tujuh di tengah ibukota negeri ini. seorang kawan yang bekerja pada sebuah perusahaan kelapa sawit menyapa. kawan lain yang lama bersama di laut pun bertemu kembali. pertemuan yang dipenuhi oleh ekspatriat untuk sebuah kampanye agar jeda menebang hutan.

air di dalam botol aqua, sebuah buah karya yang menghabiskan sumber air bagi petani. berbagai pihak bertemua. berharap dapat mengambil kata sepakat. menuju sawit yang berkelanjutan. dengan jeda menebang hutan. menari dalam urai air mata rakyat yang kehilangan tanah kehidupan.

sebuah organisasi internasional. dari dana antah berantah. hotel berbintang tujuh yang sudah pasti tak murah. menu makanan yang tak menggugah selera karena terlalu mahalnya. berapa banyak keping emas yang dibuang. hanya untuk sebuah negosiasi yang tak penting, mencari perusahaan sawit yang tak merusak hutan.

tak penting moratorium hotel berbintang tujuh !

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>