kejujuran menilai
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
“bagaimana mungkin kawan yang tidak pernah belajar bersama di ilmu lingkungan itu bisa dapat nilai sangat teramat tinggi” ujar seorang kawan di sela-sela waktu belajar.
banyak hal yang tidak mungkin menjadi mungkin di negeri ini. asal ada uang. asal ada jabatan. asal ada keinginan. bahkan sebuah lembaga olahraga otak pun masih bisa dipermainkan. yang penting tak ada yang protes. belajar hanya jadi sampingan. tesis hanya sebuah coretan dinding. sebuah potret dari bobroknya idealisme pendidikan.
kejujuran menilai. sangat sukar didapat. subyektifitas bermain di ranah kepentingan. agar tetap mengalir keping emas ke pundi-pundi kemunafikan. saat menilai yang lain, seolah tak pernah mampu melampaui. ketidakberanian. tak ada konsistensi. memilih mengalah untuk tak menang. berdiam di balik tempurung kelapa bersama seekor timpakul di tepi karangmumus.
tak penting kejujuran menilai !








Wadah bamamay