nobel

jeleklumayanbiasa ajabaguskeren banget (1 votes, average: 4 out of 5)
Loading ... Loading ...

Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post
 |  TrackBack URI for this post

pemenang nobel perdamaian telah diumumkan. tahun ini, para pejuang lingkungan hidup nampaknya masih menjadi pihak yang penting bagi pemberi penghargaan. Al Gore dan IPCC [memperolehnya tahun ini.

for their efforts to build up and disseminate greater knowledge about man-made climate change, and to lay the foundations for the measures that are needed to counteract such change

pemanasan global dan perubahan iklim telah menjadi sebuah isu sentral di penghujung tahun ini. dalam berbagai tayangan media kaca, dalam berbagai acara telah dikumandangkan isu pemanasan global dan perubahan iklim, termasuk dalam setantron dan tayangan keagamaan. perubahan iklim, setelah menjadi sebuah trend masih juga memiliki pemahaman yang beragam. mulai dari sekedar permasalahan sampah hingga permasalahan keberadaan terumbu karang. sejak tidak dilakukannya pengurangan emisi industri hingga pengajuan kompensasi menjaga hutan.

negeri ini pun tengah berlomba dalam perubahan iklim. sebuah pertemuan antar pihak di Bali pada akhir tahun, akan menjadi sebuah pengharapan negeri ini akan memperoleh kompensasi atas dijaganya hutan tropis. walau telah sangat banyak kawasan hutan tropis yang beralih menjadi perkebunan (kelapa sawit) skala besar, pertambangan dan hutan tanaman (akasia dan leda) industri, yang telah menghilangkan ke-tropis-an sebuah hutan. sementara itu, kawasan yang masih terjaga hanyalah kawasan perlindungan adat/lokal yang memang hingga saat ini selalu diperjuangkan oleh komunitas lokal untuk dijaga dari perambahan oleh negara bersama dengan pemodal.

momentum akhir tahun diharapkan tak hanya akan menjadikan negeri ini lebih baik bagi komunitas lokal, namun juga menjadi penting agar negara utara yang selama ini melakukan penghisapan terhadap sumber kehidupan rakyat negeri ini menjadi lebih sadar bahwa selama ini merekalah yang telah menyebabkan terjadinya perubahan iklim yang mengakibatkan pemanasan global, yang berujung pada semakin pendeknya usia bumi.

tak penting nobel !

Share/Save/Bookmark

Tukang mahalabiu

timpakul

menatap aliran air di tepi karangmumus pada sebuah tapak kaki dalam ruang kehidupan

seikung bamamay celotehan “ nobel ”

  1. menjadi penting agar negara utara yang selama ini melakukan penghisapan terhadap sumber kehidupan rakyat negeri ini menjadi lebih sadar bahwa selama ini merekalah yang telah menyebabkan terjadinya perubahan iklim yang mengakibatkan pemanasan global, yang berujung pada semakin pendeknya usia bumi.
    @negara di utara tidak akan melakukan penghisapan kalau pemerintah dan rakyat di negara tersebut mempunyai komitmen yang kuat untuk melestarikan lingkungannya. Jangan mencari kambing hitam…coba anda tanya kepada orang-orang yang bekerja di kehutanan swasta atau pemerintah, apa yang menyebabkan hutan kita musnah. Jawabnya adalah memikirkan diri sendiri dan tidak punya nasionalisme, justru orang-orang yang seharusnya menjalankan amanah karena tugas dan jabatannya telah berkhianat. Bukti penghianatan adalah apa yang mereka lakukan sehingga hutan kita bisa habis???, mereka dibayar negara untuk apa??? ada yang bisa memberi jawaban ???

    [tanggapi]

Wadah bamamay

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Pian kawa makai tags XHTML nang ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>