obyektifitas
Blogsphere: TechnoratiFeedsterBloglinesLintas Berita
Bookmark: Del.icio.usSpurlFurlSimpyBlinkDigg
RSS feed for comments on this post | TrackBack URI for this post
Media tidak hanya memberi sumbangan moral pada kehidupan tetapi juga media melakukan moralitas tersebut. Oleh sebab itu, media memberitakan dan melaksanakan ?aku ini jalan, kebenaran dan kehidupan?. (AG. Eka Wenats Wuryanta)
Obyektifitas (atau obyektivitas) menjadi penting bagi sebuah media (yang dibaca) publik. Kekacauan pemikiran publik bisa terbangun oleh informasi sebuah media. Sebuah gelitikan dahsyat dibuat oleh Andi Noviriyanti, dalam bukunya “Obyektivitas Berita Lingkungan Jurnalistik Berkelanjutan” yang diterbitkan oleh TAKAR Riau. Dari sebuah kekhawatiran beliau saat mewawancara pejabat publik, dimana kemudian sebelumnya telah terpublikasi judul berita keterlibatan illega logging. Pemaknaan publik menjadi berbeda disaat tidak membaca isi berita.
Nilai kebenaran yang dipertentangkan dalam sebuah obyektifitas. Kebenaran komunal menjadi sebuah pegangan. Norma dan etika menjadi pembungkusnya. Obyektifitas. Bukan hanya untuk dituliskan dan tidak penting dipertanyakan. Akan lebih baik bila dilakukan.
tak penting obyektifitas !








bener, yg lebih baik praktek ketimbang wacana.